Al-Quran Muka Surat 137/604

[Muka surat 137/604]
[Surah al- An`aam]
[Surah nombor 6, ayat 74-81]

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصْنَامًا ءَالِهَةً ۖ  إِنِّيٓ أَرَاكَ وَقَوْمَكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

Dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim berkata kepada bapanya Aazar: “Patutkah ayah menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata”. {6:74}

وَكَذَٰلِكَ نُرِيٓ إِبْرَاهِيمَ مَلَكُوتَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلِيَكُونَ مِنَ الْمُوقِنِينَ

Dan demikianlah KAMI perlihatkan kepada Nabi Ibrahim kebesaran dan kekuasaan (KAMI) di langit dan di bumi, dan supaya menjadilah ia dari orang-orang yang percaya dengan sepenuh-penuh yakin. {6:75}

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَىٰ كَوْكَبًا ۖ  قَالَ هَٰذَا رَبِّي ۖ  فَلَمَّآ أَفَلَ قَالَ لَآ أُحِبُّ الْآفِلِينَ

Maka ketika ia berada pada waktu malam yang gelap, ia melihat sebuah bintang (bersinar-sinar), lalu ia berkata: “Inikah TUHANku?” Kemudian apabila bintang itu terbenam, ia berkata pula: “Aku tidak suka kepada yang terbenam hilang”. {6:76}

فَلَمَّا رَأَى الْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هَٰذَا رَبِّي ۖ  فَلَمَّآ أَفَلَ قَالَ لَئِن لَّمْ يَهْدِنِي رَبِّي لَأَكُونَنَّ مِنَ الْقَوْمِ الضَّآلِّينَ

Kemudian apabila dilihatnya bulan terbit (menyinarkan cahayanya), dia berkata: “Inikah TUHANku?” Maka setelah bulan itu terbenam, berkatalah dia: “Demi sesungguhnya, jika aku tidak diberikan petunjuk oleh TUHANku, nescaya menjadilah aku dari kaum yang sesat”. {6:77}

فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَآ أَكْبَرُ ۖ  فَلَمَّآ أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيٓءٌ مِّمَّا تُشْرِكُونَ

Kemudian apabila dia melihat matahari sedang terbit (menyinarkan cahayanya), berkatalah dia: “Inikah TUHANku? Ini lebih besar”. Setelah matahari terbenam, dia berkata pula: ` Wahai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri (bersih) dari apa yang kamu sekutukan (ALLAH denganNYA). {6:78}

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا ۖ  وَمَآ أَنَاْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Sesungguhnya aku hadapkan muka dan diriku kepada ALLAH yang menciptakan langit dan bumi, sedang aku tetap di atas dasar tauhid dan bukanlah aku dari orang-orang yang menyekutukan ALLAH (dengan sesuatu yang lain)”. {6:79}

وَحَآجَّهُ قَوْمُهُ ۚ  قَالَ أَتُحَآجُّوٓنِّي فِي اللَّهِ وَقَدْ هَدَانِ ۚ  وَلَآ أَخَافُ مَا تُشْرِكُونَ بِهِ إِلَّآ أَن يَشَآءَ رَبِّي شَيْئًا ۗ  وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ۗ  أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

Dan ia dibantah oleh kaumnya, ia pun berkata: “Patutkah kamu membantahku mengenai ALLAH, padahal sesungguhnya DIA telah memberi hidayah petunjuk kepadaku? Dan aku pula tidak takut (akan sebarang bahaya dari) apa yang kamu sekutukan dengan ALLAH, kecuali TUHANku menghendaki sesuatu dari bahaya itu. (Sesungguhnya) pengetahuan TUHANku meliputi tiap-tiap sesuatu, tidakkah kamu mahu (insaf) mengambil pelajaran? {6:80}

وَكَيْفَ أَخَافُ مَآ أَشْرَكْتُمْ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمْ أَشْرَكْتُم بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا ۚ  فَأَيُّ الْفَرِيقَيْنِ أَحَقُّ بِالْأَمْنِ ۖ  إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan bagaimanakah aku hendak takutkan apa yang kamu sekutukan dengan ALLAH itu (yang tidak dapat mendatangkan sesuatu bahaya), padahal kamu tidak takut bahawa kamu telah sekutukan ALLAH dengan sesuatu yang ALLAH tidak menurunkan sebarang keterangan kepada kamu mengenainya? Maka yang manakah di antara dua puak itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari bahaya), jika betul kamu mengetahui?” {6:81}

Nota:

Kembali ke senarai muka surat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: